Kamis, 13 November 2014

kata-kata terakhir (part 2)

Sebenarnya, seseorang yang ia sukai ini berteman akrab dengannya. Bahkan sangat dekat, seperti sepasang kekasih. Terkadang mereka juga sering berbagi perhatian. Dan juga terllihat sangat peduli dan saling membutuhkan. Laki – laki yang di sukainya ini bernama “Andra” atau biasa di panggil Andra.
  Andra, memang berbeda di bandingkan yang lain. Sikapnya yang terkadang dingin dan cuek tapi juga baik dan perhatian. Nah, kok bisa yah. Gak tahu deh. Tapi itulah Andra, itu ciri khasnya.
  Andra dan Raya, walaupun di sekolah mereka berteman tapi seperti orang yang tidak saling mengenal kalau di sekolah. Lain lagi kalau di media sosial, sangat akrab dan hangat. Bahkan penuh dengan kata – kata romantic.
  Sungguh aneh kisah cinta ini, tapi inilah yang terjadi. Mungkin jika di sinetron – sinetron, kisah cinta ini akan berakhir bahagia. Namun, yang ini berbeda.

Suatu ketika terjadi sebuah masalah, kedekatan Raya dengan Andra ternyata membuat pihak lain cemburu. Yah, bukan Cuma Raya yang naksir sama Andra. Wanita ini bernama Karina.

  Hana tahu kalau Raya dan Andra sering berhubungan melalui sosial media dan lainnya. Mengetahui itu, mungkin timbulah rasa cemburu Karina terhadap Raya. Sejak saat itu, bisa di katakan Karina mulai tidak menyukai Raya. Padahal Karina dan Raya ini teman ketika SD.

  Awalnya, Karina ini mengirimkan pesan singkat kepada Raya dengan menggunakan kata – kata yang lumayan agak kasar. Bertubi – tubi pesan singkat di kirimkan Karina ke Raya. Namun, Raya tidak pernah membalasnya dengan kata – kata yang kasar juga. Raya yang mendapat pesan singkat tersebut langsung memberitahu Andra. Andra pun tidak tahu menauh tentang hal itu. Andra pun menyuruh Raya agar tidak memperdulikan pesan tersebut.

Yah, Raya menuruti kata – kata AndrA untuk tidak terlalu memperdulikan pesan tersebut. Namun, makin banyak pesan yang masuk ke hp Raya. Raya pun tak kuasa menahan air mata membaca pesan singkat tersebut.
  Dan tanpa pikir panjang, Raya pun mengirim pesan singkat kepada Andra yang berbunyi, “ Dari pada harus seperti ini, lebih baik pertemanan kita cukup sampai di sini “. Tak lama kemudian Andra pun membalas pesan singkat Raya, “ Fine, jika itu mau mu. Tapi aku cuma ingin kamu tahu bahwa selama ini aku menyukaimu “.
  Betapa terkejutnya Raya membaca pesan tersebut yang menyatakan bahwa Andra menyukainya, tapi semua itu sudah terlambat. Semuanya sudah terjadi, dan waktu tidak mungkin berjalan mundur. Kata – kata itu yang telah di tunggu – tunggu Raya sejak pertama kali mereka bertemu. Namun, apa yang terjadi hari itu sungguh di luar kendali.
 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar