Waktu terus berjalan, setiap detik sangatlah berarti.
Seorang anak yang tinggal bersama keluarga kecil dan sederhana. Anak yang manis
dan baik hati. Hari – harinya selalu di lalui dengan kecerian. Senyuman di
pipi, itulah yang hampir terlihat setiap harinya.
Sekarang anak itu sudah beranjak menjadi remaja. Yah, tidak
terasa usianya sudah menginjak 17 tahun. Anak itu bernama “Raya” atau biasa di
panggil Ray.
Dan umur 17 tahun bagi
remaja zaman sekarang amat rentan dengan yang namanya percintaan. Sangat mudah
sekali untuk jatuh hati kepada seseorang. Tidak terkecuali si Raya ini.
Tidak di pungkiri sejak mulai duduk di bangku
SMA, ia mulai merasakan yang namanya jatuh “CINTA”. Memang tidak aneh, tapi
mungkin ini benar – benar berbeda seperti kebanyakan remaja seusianya yang
merasakan hal yang sama.
Sebenarnya sejak kelas 1 SMA, Raya mengagumi seseorang.
Sejak pertama kali bertemu dengan seseorang tersebut, ntah apa yang terjadi
pada hati Raya. Awalnya Raya berpikir kalau itu hanyalah perasaaan kagum biasa. Namun, dengan berjalannya waktu
perasaan itu bermetamorfosis menjadi sebuah benih cinta di hatinya.
Namun, Raya tahu bahwa
tak seharusnya ia memiliki perasaan seperti itu. Karena Raya hanya teman
baginya dan jika perasaan itu tetap di lanjutkan itu akan melukai perasaan Raya
sendiri. 1 tahun berlalu, kelas 2 SMA sungguh waktu begitu cepat berlalu.
1 tahun Raya terus
menyimpan perasaannya itu, sungguh aneh yah? Bisakah seseorang menyimpan
perasaan begitu lama. Tapi percaya atau tidak, itulah yang terjadi. Mungkin
bodoh mencintai seseorang yang belum tentu mencintai kita juga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar