Rabu, 15 Oktober 2014

Kata - kata Terakhir


Waktu terus berjalan, setiap detik sangatlah berarti. Seorang anak yang tinggal bersama keluarga kecil dan sederhana. Anak yang manis dan baik hati. Hari – harinya selalu di lalui dengan kecerian. Senyuman di pipi, itulah yang hampir terlihat setiap harinya.
  Sekarang anak itu  sudah beranjak menjadi remaja. Yah, tidak terasa usianya sudah menginjak 17 tahun. Anak itu bernama “Raya” atau biasa di panggil Ray.
  Dan umur 17 tahun bagi remaja zaman sekarang amat rentan dengan yang namanya percintaan. Sangat mudah sekali untuk jatuh hati kepada seseorang. Tidak terkecuali si Raya ini.
   Tidak di pungkiri sejak mulai duduk di bangku SMA, ia mulai merasakan yang namanya jatuh “CINTA”. Memang tidak aneh, tapi mungkin ini benar – benar berbeda seperti kebanyakan remaja seusianya yang merasakan hal yang sama.

Sebenarnya sejak kelas 1 SMA, Raya mengagumi seseorang. Sejak pertama kali bertemu dengan seseorang tersebut, ntah apa yang terjadi pada hati Raya. Awalnya Raya berpikir kalau itu hanyalah perasaaan  kagum biasa. Namun, dengan berjalannya waktu perasaan itu bermetamorfosis menjadi sebuah benih cinta di hatinya.
  Namun, Raya tahu bahwa tak seharusnya ia memiliki perasaan seperti itu. Karena Raya hanya teman baginya dan jika perasaan itu tetap di lanjutkan itu akan melukai perasaan Raya sendiri. 1 tahun berlalu, kelas 2 SMA sungguh waktu begitu cepat berlalu.
  1 tahun Raya terus menyimpan perasaannya itu, sungguh aneh yah? Bisakah seseorang menyimpan perasaan begitu lama. Tapi percaya atau tidak, itulah yang terjadi. Mungkin bodoh mencintai seseorang yang belum tentu mencintai kita juga.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar